
20/05/2025
Cegah Masalah Kelistrikan dengan Tips Jaga Aki Saat Jarang Dipakai
Cegah Masalah Kelistrikan dengan Tips Jaga Aki Saat Jarang Dipakai
Kalau kendaraan jarang digunakan, jangan lupa perhatikan kondisi akinya. Aki yang dibiarkan begitu saja bisa bikin repot nantinya—mobil susah nyala, sistem kelistrikan bermasalah, bahkan bisa bikin kamu harus ganti aki baru padahal belum waktunya. Supaya hal itu nggak kejadian, yuk simak beberapa tips jaga aki saat jarang dipakai!
Kenapa Aki Bisa Tekor?
Aki kendaraan itu ibarat jantung dari sistem kelistrikan. Saat mobil nggak dipakai, aki tetap menyuplai daya ke beberapa komponen seperti alarm, sistem remote, hingga ECU. Kalau dibiarkan lama tanpa dihidupkan, lama-lama dayanya habis.
Ini sering kejadian waktu liburan panjang, mobil parkir doang di garasi. Eh, giliran mau dipakai, starter cuma bunyi “tek-tek” doang. Nah, di sinilah pentingnya tahu tips jaga aki saat jarang dipakai.
1. Panaskan Mesin Secara Berkala
Mesin mobil nggak harus dipakai keliling kompleks setiap hari. Cukup panaskan 10–15 menit setiap dua atau tiga hari sekali. Saat mesin menyala, alternator akan mengisi ulang aki secara otomatis. Ini salah satu tips jaga aki saat jarang dipakai yang paling gampang diterapkan.
2. Cabut Kabel Aki Kalau Vakum Lama
Kalau kamu berencana ninggalin mobil lebih dari dua minggu, ada baiknya cabut kabel negatif aki. Tujuannya untuk mencegah aki terus-menerus mengalirkan daya ke sistem elektronik. Tapi pastikan kamu tahu cara melepas dan memasangnya lagi, ya. Jangan asal cabut!
3. Cek Tegangan Secara Berkala
Kalau punya voltmeter atau alat cek aki, manfaatkan buat pantau tegangannya. Idealnya tegangan aki berada di angka 12,4–12,7 volt. Kalau sudah di bawah itu, bisa mulai waspada. Ini bagian penting dari tips jaga aki saat jarang dipakai, terutama buat yang kendaraan utamanya motor matic yang lebih sensitif.
4. Hindari Menyalakan Aksesori Saat Mesin Mati
Jangan biasakan menyalakan audio, lampu, atau AC saat mesin belum nyala. Kebiasaan ini bisa mempercepat aki soak. Apalagi kalau mobil jarang dipakai, bisa makin mempercepat penurunan daya aki.
5. Parkir di Tempat Teduh
Meski kelihatannya nggak nyambung, suhu ekstrem bisa memengaruhi umur aki. Parkir di tempat yang terlalu panas bisa mempercepat penguapan cairan di dalam aki. Jadi, usahakan cari tempat yang teduh atau tertutup untuk parkir dalam waktu lama.
6. Gunakan Charger Aki Jika Perlu
Untuk mobil atau motor yang benar-benar jarang dipakai dalam jangka panjang, bisa pertimbangkan pakai charger aki otomatis. Alat ini akan menjaga aki tetap dalam kondisi prima tanpa overcharge. Ini salah satu tips jaga aki saat jarang dipakai yang mulai banyak dipakai di bengkel modern atau oleh kolektor mobil klasik.
Penutup
Merawat aki itu nggak ribet, kok. Cuma butuh sedikit perhatian dan konsistensi. Dengan menerapkan tips jaga aki saat jarang dipakai, kamu bisa menghindari masalah kelistrikan yang bikin repot. Apalagi buat yang mobil atau motornya bukan kendaraan harian—perawatan kecil ini bisa bikin aki tetap awet dan siap pakai kapan pun dibutuhkan.
Ingat, tips jaga aki saat jarang dipakai bukan cuma buat kenyamanan, tapi juga buat keselamatan dan efisiensi biaya perawatan. Jadi, jangan anggap remeh ya.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai otomotif lainnya atau kebutuhan lainnya, kamu bisa mengunjungi website Toyota.